Tokk..tok..tok…

“Permisi, Pak.“

“Iya masuk, Lic.”

“Pak, udah saatnya berangkat. Udah di tunggu juga sama Bu Riska di lobi.”

“Ok, Lic. Kita berangkat, saya juga udah beres.” Timpalnya

Aku dan Pak Andre jalan beriringan menuju lobi dan sampe di lobi Bu Riska sudah siap dan kita bertiga berangkat pakai mobil Andre karena mobil Bu Riska sedang di bengkel. Aku duduk bersebelahan dengan Bu Riska sedangkan Pak Andre duduk di kursi kemudi untuk membawa kita sampai ke kantor pusat.

“Lic, nanti saat persentasi kamu jangan gugup yah, santai aja biar semuanya berjalan lancer.”

“Siap, Bu Riska, saya akan se-rileks mungkin agar berjalan lancar,” jawabku.

Di kursi depan aku melihat Pak Andre sedang menatapku dari kaca spion menghadap ke belakang dan aku juga memperhatikan wajah tampan itu sambil tersenyum yang juga tersenyum menatap ku.

Setelah sampai di tempat tujuan menuju parkiran, aku melihat gedung tinggi sekitar 15 lantai yang tidak lain adalah kantor pusat yang nantinya akan diadakan meeting para marketing dari beberapa cabang Alexander group yang dihadiri berbagai dewan komisaris dan pemegang saham, juga pemilik perusahaan ini.

Bagikan :