Aku, Bu Riska, Pak Andre masuk ke dalam kantor, resepsionis menyapa kami mengucapkan selamat siang kepada kami karena sampai di kantor kami sudah siang.

Kami langsung menuju ruang rapat melalui Lift untuk ke lantai 14. Sebelum masuk ke ruangan, aku minta ijin untuk ke toilet untuk merapikan dandanan walaupun menurutku ini sudah cukup karena aku orangnya cukup santai, akupun menuju toilet. Sebelum sampai toilet, tanpa disengaja aku menabrak seseorang.

“Bruuukkkk.. Awwwww.. Tidak lama aku jatuh ternyata ada tangan yang terulur ke arahku dan berkata, “Maaf.”

Akupun terdiam sesaat setelah aku melihat wajah yang rupawan dengan setelan jas dan sepatu mahal dan berkelas, dia sangat tampan seperti Dewa Yunani yang turun ke bumi menatap wajahku dan tersenyum.

Akupun menerima uluran tangannya dan berkata, “Maaf juga, Pak, karena saya tidak melihat dan terima kasih.”

Setelah aku mengucapkan terima kasih aku pun permisi untuk langsung menuju ruang rapat dan ternyata sudah banyak orang yang bersiap-siap, aku pun duduk di kursi yang sudah di siapkan yang berdekatan dengan Bu Riska dan Pak Andre. Tidak lama kami menunggu, datanglah wakil dari pemilik perusahaan yaitu bapak Alan yang katanya terkenal killer.

Bagikan :