“Tunangan tuan mengalami kecelakaan …”

 Aku menutup mulutku dengan telapak tanganku, cukup terkejut dengan penuturan Bibi Teres.

“Lalu bagaimana dengan Drew?”

“Nona tenang saja, tuan belum mendapatkpan pengganti Nona Christina.” Bibi Teres tersenyum menggoda padaku, dia memang tau semuanya.

   Dulu aku memang sering curhat dengannya. Keluh kesalku, bahagiaku, kuceritakan padanya. Aku sudah mempercayainya sebagai pengganti oma-ku. Aku membeberkan semua cerita rumitku, Cerita Rumitku bahwa aku mencintai Andreas.

“Cerita kan padaku, Bi …” pintaku.

 Aku ingin tau, bagaimana Christina mengalami kecelakaan.

“Nona bersama pria lain saat itu …”

Bibi Teres kembali menerawang.

“Itu yang bibi tau.”

“Lalu?” tanyaku tak sabar menunggu kelanjutan ceritanya.

Bibi Teres menghela nafas.

“Malam itu, tuan mencoba menghubungi Nona Chrissy, tapi tak pernah tersambun.  Niatnya mereka akan memilih undangan pernikahan. Tapi sayang sekali, ternyata Nona Chrissy tidak semanis yang kita ketahui. Nona Chrissy berselingkuh–“

Bagikan :