Hingga sampai pada akhirnya tadi, aku berhalusinasi akan sebuah suara seseorang dari atas luar lubang ini, yang tadinya kupikir, suara itu akan menolongku keluar dari sini.

GUBRAKKKKKKK

Terdengar suara benda jatuh di sebelahku, sepertinya ada sesuatu yang terjatuh dari atas.

Sesaat kemudian, ku coba meraba-raba benda yang barusan terjatuh itu, sambil dalam hati bertanya, benda apakah itu gerangan? tak sengaja kudapati sesuatu yang mengejutkanku, yang kusentuh ini adalah sebuah jari-jemari yang terasa lembut saat telapak tanganku menyentuhnya.

Huh, ini lembut…. Hmm, rasanya ini seperti jemari seorang perempuan…. Oh, jangan-jangan dia hantu!

Pertanyaan-pertanyaan mulai menghinggapi pikiranku saat ini, aku pun kini kembali membuka kedua kelopak mataku, yah walaupun tetap tak berubah, pemandangannya masih jelas gelap. Tapi telapak tangan kananku yang masih memegang jemari lembut ini entah mengapa mulai menggenggamnya dan meremasnya dengan erat, dan malah saat ini aku menjadi khawatir atau lebih tepatnya mulai bingung akan keberadaan benda lembut ini.

Keringat terasa mulai bercucuran di kepalaku, seperti beberapa saat lalu, ketika aku mencoba untuk berusaha keluar dari tempat ini.

“Aduh duh… aku mau menolong, eh… malah ikutan terjatuh di sini. Hummmm… sakit yah ternyata jatuh dari atas sana.”

Bagikan :