Lho Kok aku di bikinin surat izin segala? Mau apa sih kak Fadly? Sampai menelpon wali kelasku juga? Batinku.

“Mau apa Kak?” mataku seakan penuh tanya. Lagi pula aku tak biasa membolos sekolah. Biasanya jika ada acara keluarga pun aku lebih memilih tak ikut acara tersebut daripada harus absen sekolah.

“Sekarang kamu ikut Kakak! Kakak ambil kunci mobil dulu” Kakakku melangkahkan kakinya, kemudian ia membalikan lagi badannya “Oh iya, Kei, Alisya udah berangkat sama Nenek tadi. Kakak juga udah kirim surat ke sekolah Alisya” Kakakku kembali membalikkan badannya dan berlalu begitu saja, padahal aku belum sempat menjawab apapun.

Aku hanya menggelengkan kepalaku dan duduk di kursi meja makan.

Tak lama Kakakku kembali menghampiriku .

“Yuk!” ajak Kak Fadly.

“Kemana sih kak?”

Kak Fadly tak menghiraukan perkataanku, ia terus berjalan ke arah garasi.

“Cepet naik!” perintah Kak Fadly yang sudah lebih dulu masuk ke mobil.

Bagikan :