Cih! Nyaris saja ludah muak menyembur keluar dari mulutnya, itu adalah ketika dia melihat dengan jelas kedua mata wanita itu justru terbuka dan terpejam redup, lengkap dengan suara desisan ular derik mematikan dari mulutnya.

Binal. Adalah gambaran yang tepat untuk sosok wanita itu. Pria itu membatin, namun tiada yang dapat dia lakukan selain berusaha menajamkan penglihatannya lagi untuk terakhir kali, dia perlu merekam setiap detile gambaran wajah dan sosok wanita itu ke dalam memori otaknya.

Di depan sana mereka berdua tampak masih jauh dari selesai, bahkan semakin tak senonoh, ketika gaun wanita itu mulai diturunkan sebagian, begitupun tepi bawah gaunnya yang sama tak senonohnya berada di pinggul si Wanita.

Hal itu membuat sang pengintai semakin murka saja, jijik sekaligus muak dia oleh perbuatan mereka. Ingin rasanya dia meradang dan melempar dua mahluk itu keluar dari gedung, jika saja sedikit martabat juga harga diri tak lagi menahannya.

***

Bagikan :