Aku meliriknya sebal. Sebenarnya bisa saja aku membalas perkataannya, atau kalau perlu adu mulut dengannya. Tapi aku malas ribut di pagi hari dengan orang yang samasekali tidak ku kenal. Akhirnya aku menyapu kolong mejanya. Tak apalah, yang waras ngalah.

“Puas lo?!! Makan tu bersih!” Ujarku kesal lalu pergi.

Walaupun aku sudah menjauh beberapa langkah, telingaku masih bisa mendengar percakapan antara Sammy dan teman sebangkunya yang resek itu.

“Parah lo, bentak-bentak cewek seenaknya. Lo suruh-suruh kaya pembantu lagi.” Kata Sammy.

Tuh kan! Sammy aja belain aku!

“Biarin, lumayan ngerjain cewek. Buat hiburan di pagi hari.” Sahut si resek.

Hah?!! Dia cuma mau ngerjain aku dan nganggap aku hiburan aja? Huh! Dasar brengsek! Kok temen sebangku tapi wataknya berbeda?! Yang satu baik, yang satu tengil. Seperti melihat dua makhluk berbeda dalam satu kandang. Yang satu ada lingkaran putih diatas kepalanya, yang satu ada tanduk merahnya.

***

Sekarang pelajaran ketiga, pelajaran BK. Bu Salsa, guru BK di kelas kami menerangkan tentang bersosialisasi dan beradaptasi. Materi yang cocok untuk siswa tahun pertama yang baru masuk sekolah baru seperti kami. Setelah selesai menerangkan, beliau memberi kami tugas.

Download Full via GooglePlay : Download

Bagikan :