“Seingatku, manekin cantik ini kuletakkan di depan etalase bersama dua manekin lainnya. Tapi kenapa sekarang dia berdiri di tengah ruangan?”

“Bukan aku lho yang mindahin, ” jawab Lily.

Matt jadi ikut tertarik mendengar percakapan kedua pegawainya itu. Dia berjalan ke arah Doni dan Lily untuk mengetahui apa yang terjadi. Tanpa melihat ke arah manekin, Matt mengelus bahan gaun malam yang sedang dikenakan pada manekin.

“Karya Fiona yang terbaru?” tanya Matt.

“Iya, desain untuk koleksi yang Bapak pesankan minggu lalu,” jawab Doni.

“Taruh kembali manekin ini di etalase. Jangan lupa pasangkan sepatu dan aksesorisnya.” Matt melirik arlojinya. “Saya mau keluar dulu, mungkin sampai malam. Rika belum datang?”

“Belum, Pak. Mungkin sebentar lagi.” Doni mengangkat manekin sambil sedikit menggendongnya.

“Hati-hati, jangan sampai kulitnya lecet,” ucap Matt sambil lalu kemudian bergegas keluar butik.

***

Aku suka cuaca hari ini. Cerah dan hangat. Namun sinar matahari terasa begitu menyilaukan kedua mataku.

Itulah yang menyadarkanku akan posisiku sekarang. Diletakkan sejajar dengan dua manekin lainnya bergaya busana yang sama denganku.

Bagikan :