Prolog:

Kejadian satu tahun lalu sebelum cerita utama….

Hari ini sial kali nilai mtk ku anjlok, ku gak lagi memimpin garda depan… entah apa yang membuat aku gak konsen. Mungkin gara-gara aku terlalu memikirkan anak itu. Di adalah adik bawah tingkat yang selalu membuatku melamun saat jam pelajaran. Teringat tadi pagi saat di kelas si Shuu memamerkan nilai hasil ulangannya, anak itu memang selalu membuatku menjadi iri. Di sekolah Shuu memang adalah rival ku, kami selalu bersaing dalam segala bidang.

Hufttt … Ya sudahlah. Kini ku berjalan menuju halte untuk menunggu angkot langgananku lewat. Tiba-tiba terdengar suara wanita memanggilku dari arah belakang. ”Afdal … Afdal!!! Tunggu.”

Aku pun menoleh ke belakang, ah ternyata Tsunade seorang gadis manis, berperawakan sedang, dan juga seorang model fashion show.

”Iya ada apa, Tsunade?” tanyaku sembari menghentikan langkah.

”Gak pa pa sih … aku cuma pengen balikin novel yang aku pinjem kemaren.” Jawabnya dengan tampang cengar-cengir.

”Oh ya ya, udah siap bacanya?” tanyaku lagi.

”Sudah kok, hehehe….” Cewek berambut hitam lebat ini tampak cengengesan.

Kemudian … tiba-tiba seorang pemuda menggeber motor gede di depan kami berdua.
*Ber-ber-ber* Terdengar suara geberan motornya di telingaku.

“WOIIIII!!!” teriakku.

Bagikan :