Nata menjejakkan kakinya ke dalam pesawat, dan sebelum pesawat take off , Nata menyempatkan mengirimkan SMS pada pujaan hatinya Alexa.

“Exa sayang… aku juga masih merindukan mu. Entah kenapa hati ini ingin bersamamu, tapi aku harus menyelesaikan tugasku. Setelah berkas dan meeting disana selesai, aku janji kita akan bersama lagi. Kita akan jalan-jalan lagi. Sebentar lagi waktunya take off, aku harus masuk ke dalam pesawat dan harus menonaktifkan ponselku. Sesampainya di sana aku akan segera mengabarimu. Baik-baik disana ya. I love u, Exa sayang :* ”

Setelah mendapat pesan itu, Alexa pun pergi kembali kerumahnya. Berharap Nata ketinggalan pesawat dan menantinya di ambang pintu rumah sambil berkata,“ aku ketinggalan pesawat sayang.” Dengan tangannya yang menggaruk-garuk kepalanya.

****

“Selamat sore pemirsa, telah jatuh pesawat Will Air boing M-1345 KOP di kawasan hutan Kalimantan. Kondisi yang diterima saat ini, badan pesawat mengalami rusak berat. Diduga penyebab terjatuhnya pesawat Will Air ini akibat cuaca buruk yang terjadi di kawasan Kalimantan dan belum ada kabar akan nasib para korban jatuhnya pesawat Will Air boing M-1345 KOP. Demikian laporan yang saya sampaikan. Saya Rina Natalizha melaporkan dari TKP”

Kabar yang disampaikan oleh reporter di televisi itu dengan seketika membuat Alexa terpaku. Mata hazelnya menatap lurus-lurus pada benda berbentuk kotak itu dengan melebar, lalu meredup kemudian. Untuk sekejap gadis itu membeku. Secangkir coklat panas tak kuasa lagi digenggamnya.

Bagikan :