“Ummm… sepertinya free, kenapa?”

“Temanin aku ke toko buku ya, untuk bahan tesisku”

“Makan ditanggung ya?”

“Yaelah… yang kerja siapa, yang ditodong siapa nih?”

Yes or No?”

“Iya deh… iya… besok jam pulang kantor aku jemput ya.”

“Nah gitu dong. Oiya, ada sesuatu yang ingin ku ceritakan padamu.”

“ Apa itu?”

“Aduh, aku sudah begitu lelah, besok saja ya. Oke Shinta sayang.”

“Oke deh… bye.”

Setelah Alexa mematikan telfon dari Shinta, temannya sejak ia duduk di universitas yang sama, dia pun menghempaskan badan ke kasur empuk miliknya. Bermain-main dengan khayalan dan tertidur. Hari yang melelahkan.

****

Pagi ini matahari bersinar dengan teriknya, hingga cahayanya tanpa permisi merangkak memasuki ruang kamarnya dan tanpa tidak sopannya ikut menyinari mata Alexa dari cela-cela jendela kamar.

“Ummm… jam berapa nih?” tanya Alexa lirih dengan mata masih tertutup rapat.

Bagikan :