Dan kemudian berita itu menghancurkan mereka, berita yang mengatakan tentang kecelakaan beruntun yang menewaskan banyak orang, termasuk pasangan suami-istri yang menjaga Andrea.

            Kecelakaan itu disebabkan oleh dua hal, yaitu rem yang dirusak secara amatiran dan juga sopir yang mengemudi dalam keadaan mengantuk. Pasangan suami-istri itu dinyatakan tewas ditempat, mereka tidak mempunyai anak, tapi dalam mobil mereka ditemukan koper kecil milik gadis kecil. Dan sampai saat itu juga, gadis kecil yang tidak disebutkan namanya itu tetap dinyatakan hilang.

            “Ibu…” Arin berusaha memanggil Ibunya berulang kali, tapi Ibu tetap diam mematung sambil meneteskan air mata penyesalan. “Ayah…” Arin berbalik menatap Ayahnya, yang keadaan Ayah bahkan lebih buruk dari Ibu.

            Malamnya Arin tidak bisa tertidur, perasaan menyesal merasuki hatinya. Malam itu Arin memimpikan Andrea, tapi mimpi itu terlihat berbeda dari mimpi-mimpi sebelumnya.

            “Arin, aku menyayangimu.” Andrea berdiri didepannya dengan senyuman tulus, dia menjulurkan tangannya kearah Arin. “Sangat menyayangi kalian.” Sesudah mengatakan itu Andrea perlahan memudah, gadis itu melambaikan tangannya sebagai tanda perpisahan.

            Arin tersenyum dalam mimpinya, dia seakan membebaskan Andrea dari semua penderitaannya. Dan mungkin gadis itu bisa menemukan kebahagiaannya, Arin masih saja tersenyum dalam tidurnya. Kali ini dia mengerti kenapa masa depan Andrea tidak bisa dilihatnya.

            Mereka berdua saling terhubung, satu-satunya cara Arin bisa melihat masa depan Andrea, hanyalah melalui mimpi. Dan mulai saat itu, mimpi-mimpi Arin selalu berakhir dengan kata-kata tulus Andrea. Membuatnya yakin, gadis itu akan bahagia.

Beberapa tahun kemudian….

Mike menatap Rey dengan raut wajah terkejut, “kamu mau melamar Aurel? Teriaknya kemudian, membuat Rey ingin melemparkan berkas-berkas yang dibacanya. “Kau tahu Arin akan sangat cemburu saat mendengar itu,”

            “Aku sudah mengatakannya pada Arin, dia tidak keberatan kok. Dia juga menyukai Aurel yang terlihat memahami keadaan keluarga kamu,” Rey menutup

Bagikan :