Keunikannya terletak di jiwa, ketika deburan ombak menyapu karang. Seakan batin bicara. Apa yang dilihat, betul-betul sebuah nada yang menjadi harmoni.

Aku juga ingin main air, berenang-renang di Pantai Kuta. Yang paling disukai semua turis, baik dari dalam negeri ataupun dari manca negara. Sambil menikmati matahari terbenam, langit yang memerah. Alangkah cantiknya.

Tapi semua itu hanya sebatas khayalanku semata. Penghasilanku masih tidak mencukupi aku untuk berfoya-foya.

Dering hp membuyarkan lamunanku.

“Malam ini lu ada acara gak?” sapa Sandi dari seberang sana.

“Enggak ada,” jawabku sedikit terkejut.

“Kalau begitu, kita dinner yuk, gue jemput lu jam 7 malam,” katanya memelas.

“Baiklah.”

“Ok sampai nanti malam ya.”

Aku menyisir rambutku yang panjang. Sambil mematut wajahku di cermin. Kulihat wajahku yang cantik alami. Hanya saja mataku sedikit lelah, sepertinya kurang tidur.

Ya memang benar, sejak aku ke Jakarta setahun yang lalu. Aku nyaris kurang istirahat. Dari pagi ke malam, malam ke pagi selalu bekerja dan belajar dengan keras.

Download Full via GooglePlay : Download

Bagikan :