Aku ingin membantunya, tapi ditolaknya mentah-mentah. Aku hanya diam saja. Ketika dia berlalu masuk ke studio untuk syuting.

***

Aku terus merenung, sebaiknya apa yang harus aku lakukan? Aku tidak menyalakan Mbak Claudia si penyanyi dangdut itu. Aku introspeksi diri. Mungkin aku harus mendalami ilmu tata rias lagi. Ya, sepertinya aku harus kursus lagi. Aku rencana ingin belajar make up pada malam hari, sesudah pulang kerja.

Mungkin ini adalah pecutan yang bisa buat aku semakin maju.

Hari-hari aku lewati dengan bekerja dan belajar. Sesekali ada waktu luang, pergi jalan dengan Desi dkk.

Weekend kali ini, aku ingin bermalas-malasan di rumah saja. Lelah juga seharian kerja keras dan belajar terus menerus.

Andai uang ku sudah banyak, aku bisa setiap weekend ke Bali, pulau dewata surganya dunia. Ah tentramnya memandang hamparan laut yang begitu luas. Gulungan ombak yang tiada pernah lelah sedikitpun. Yang tiada pernah mengeluh, selalu menerpa setiap detik. Batu karang pun runtuh tersapu olehnya.

Terbayang juga kuliner di Bali, lezatnya ayam betutu, gurihnya sate bali, enaknya nasi lawar juga wanginya panggangan ikan laut. Pasti enak sekali.

Bagikan :