“hahahaha!! Pantas badanmu seperti ini, lihatlah apa yang ia bawa” ucap Zen pada teman-temannya.

“kau tau Zen, eka harus cukup gizi dan protein! Dia masih bayi bukan, lihatlah susu disebelahnya yang menemani makan siangnya itu.” ucap beny yang tak kalah jahil dengan Zen.

“bayi?? Ahh, aku lupa!! Bayi babi bukan??” ucap Zen menjawab guyonan teman-temannya itu.

Kadang eka juga merasa aneh dengan dirinya sendiri, Nafsu makan eka yang hampir melebihi makan para orang-orang normal, eka selalu membawa tempat makan yang besar dan mampu menghabiskannya dalam waktu sepuluh menit. porsi yang membuat orang akan muntah memakannya karena kebanyakan, bagaimana tidak,   eka dapat menghabiskan  porsi-porsi besar yang biasa dimakan untuk tiga orang.

“ka!!” ucap Anwar yang teryata masih menemani eka disana,

“ada apa?? Apa mengenai kata-kata Zen??”

 “tidak An, aku hanya ingat tentang pelajaran tadi siang.” Ucap eka mengalihkan pembicaraannya.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Bagikan :