memberikan semua rasa pada Alana.

Alana tidak pernah bisa pergi dari Zio,apalagi saat itu Zio sangat membutuhkannya sebagai dokter yang merawatnya.Tapi mengapa Zio tidak pernah mencintainya.Padahal saat itu Zio lah yang memintanya berada disisinya.Dan lelaki itu sangat bergantung pada Alana.Dibalik semua itu sikap Zio sangat menyakitinya.Berkali-kali Zio melakukan pengkhianatan padanya.Dan bodohnya Alana selalu memaafkannya.Karena lagi-lagi Alana selalu menemukan Zio dalam keadaan terpuruk.Keadaan merenggang nyawa antara hidup dan mati karena ketergantungannya pada obat penenang.Dan hanya Alana yang dapat menghilangkan ketergantungannya.Hal yang membuat Alana tidak bisa jauh dari pria itu.Entahlah Alana merasa kasihan atau memang mencintai lelaki itu.Tapi yang dia tahu,dia tidak bisa hidup tanpa lelaki itu.

Tangis Alana semakin lama,semakin pecah.Meskipun lelaki itu sudah menorehkan luka yang sangat dalam.Namun semua itu tidak berpengaruh,dia sangat merindukan lelaki itu,dia sangat menginginkan Zio berada disampingnya.Bersamanya,bersama putra mereka.

*******

Bagikan :