Bisa kulihat alis yeshika yang mengkerut heran denganku,dan diakhiri dengan hembusan nafas lega.

“hana..”

“ya ?”

“perlu ku peringati,sebaiknya sadari perasaanmu itu,kau suka atau tidak,jika kau suka sebaiknya hindari reyhan”

Hindari reyhan ? apa maksudnya ?

“maksudmu apa ? menghindarinya ?”

“sebenarnya,reyhan suka pada yanti,dan mereka sedang dekat,aku tak ingin kau sakit hati nantinya.

Begitu pulang sekolah,kulangsung menuju kamarku.

Reyhan ? dengan yanti ?

Tak terasa sesuatu yang hangat mengalir di pipiku. Menangis. Ya alasanku untuk menghindari cinta karna aku tak ingin merasakan sakit. Sakit hati karna cinta lalu menangis. Lalu,mengapa aku menangis ? apa karena aku cinta pada reyhan ? segera kututup pintu hatiku,dan aku berjanji pada diriku.

“tidak ada lagi yang namanya cinta”

Ya sekedar nasehat,jika kalian menyukai seseorang yang kalian sudah tau akhirnya yaitu tak akan mendapatkannya,lebih baik menghindar. Dan menghindar sebelum rasa suka makin membesar.

“Hana,apa yang kau lakukan semalam ? mengapa kantung matamu menghitam dan matamu terlihat seperti seharian menangis ?” siapa lagi yang menanyakan hal ini,ya benar yeshika.

“ahh tidak,kemarin aku habis melawan kungfu panda dan alhasil mataku terkena tinjunya.”

“Hahaha sungguh hana,bercandamu tidak lucu,lebih baik kompres matamu dengan air hangat supaya baikan.”

Ah sahabatku ini memang paling mengerti aku.

Bagikan :