Ntah aku memang sudah gila atau apa,aku langsung menghambur kepelukan lelaki yang tak kukenal. Aku langsung menangis.menangis sekencang-kencangnya. Aku seperti anak kecil yang kehilangan mainannya.

“diaa..huuuu hiks,dia jahatth.. diaa-“

“sttt,diam dan teruslah menangis.” Ucap lelaki misterius itu.

Kuturuti perkataanya,tangisku makin menjadi,ntah berapa lama aku menangis. Akhirnya aku sudah kembali menjadi waras. Aku bersihkan kacamataku yang menjijikkan karena terkena air mata. Ahh,aku sampai melupakkan kehadiran lelaki itu. Kutatap lelaki itu,dan oh astaga ! lelaki dengan rambut kecoklatan dan bibir yang berwarna pink serta wajahnya yang tampan sehingga membuatku takut.

apakah dia malaikat yang datang untuk mencabut nyawaku,karna aku sudah menjadi gila ? tuhan,kutarik kembali kata-kataku sungguh aku masih ingin hidup ! sungguh, jadi kau bisa mengambil malaikat ini kembali.

Dan lagi,dia tertidur.kupandangi wajahnya dengan bebas hingga akhirnya dia terbangun. Saking kagetnya aku tersentak dan tertunduk malu. Malu antara tertangkap basah memandangi wajahnya dan menangis seperti orang sinting.

“ah maaf aku tertidur.” Lelaki itu berusaha merubah posisi duduknya. Ini karna aku yang masih dalam posisi memeluknya.

“hmm,seharusnya aku meminta maaf karna membangunkanmu dari tidur,dan membuat bajumu basah oleh air mataku dan..ingusku.” aaa kau memang bodoh hana !

“ya tak apa,yang lebih penting kau sudah baikan ? mau pulang ? ku antar ya”

“gehh ?! ini jam berapa ?!”

“ini sudah jam 3 sore sayang dan kau harus pulang” ucap lelaki itu sembari melihat jam.

Lengkap sudah kesialanku,aku sedang mempertahankan prestasi yaitu tidak pernah bolos pelajaran dan sekarang dia bolos pelajaran dan menangis bersama lelaki asing ?! tapi apakah aman diantar pulang dengan lelaki asing ini ? bahkan kita tak saling megenal.

“namaku Daniel,daniel ferdian. Dan aku anak baru di sekolah aku anak pindahan dari jakarta. Mulai besok aku akan bersekolah disini.”

Bagikan :