“namaku Daniel,dan aku anak baru di sekolah ini mulai besok.” Kata lelaki itu serasa bisa membaca pikirannya. Ya sinar matanya menunjukkan bahwa dia merasa geli akan sikap kewaspadaanku.

“humh,namaku hana,senang berkenalan denganmu Daniel”

“yasudah,ayo aku naik motor kesini.”

Motor ? aaaa aku lupa bahwa aku ada phobia tersendiri yang menyebabkan aku takut naik motor><

“kenapa ? ayo cepat pulang !” lelaki itu kemudian meninggalkan dirinya yang masih terpaku.

Ok aku menyerah.

Selama perjalanan ku pegang erat punggung Daniel dan memejamkan mata. Berdoa. Dan entah Daniel sedang terburu-buru atau sedang mau menjaili diriku,Daniel mempacu gas motornya hingga aku makin kencang memeluk pinggang Daniel dan makin keras berdoa seperti pendeta yang sedang mengeluarkan iblis di dalam tubuh seseorang.xD

akhirnya doaku terkabul. Aku sampai dirumah tercinta dengan selamat. Yaa kukira aku sudah mati dan sedang dalam perjalanan ke surga.

“hana bsok pagi kau berangkat denganku lagi ya !” perintah lelaki yang bernama Daniel itu.

“TIDAK AKAN !!” sungguh aku tak ingin menaiki motor itu terlebih dengannya !.

kututup pintu dengan kencang sehingga aku yakin,mama pasti akan menyemprotnya dengan nasehat yang beribu ribu lembar lamanya. Dan aku agak merasa bersalah juga,karna tidak mengucapkan terima kasih kepada Daniel.

Ahh reyhan.. yaa aku benci mengakuinya,bahwa reyhan adalah cinta pertamaku,

dan juga yang membuatmu nangis pertama kali hana.

sambung hatiku seakan mengejek. kututup mataku secara perlahan,mencoba

menghapus memori tentang reyhan.semua tentangnya

Bagikan :