Aku berhenti di pinggir jalan, hendak menyebrang. Baru saja aku melangkahkan kaki, tiba-tiba aku mendengar beberapa orang berteriak “AWAS!!!” dan “Mba awas!!!’, diiringi dengan suara ban berdecit. Aku berhenti, dan mengangkat wajahku. Ada sebuah mobil sedan berhenti tepat di hadapanku. Bagaimana bisa?? Apa tadi itu… Astaga, aku hampir saja di tabrak mobil!!! Baru menyadarinya, membuat jantungku berdetak kencang. Aku terdiam seperti patung sambil menatap mobil di hadapanku. Aku hampir saja mati!!! Lalu ku lihat dari dalam mobil itu keluar seseorang yang langsung menghampiriku.

“Kamu ga papa??” Tanya pria itu. Aku masih tidak bisa menjawab, seluruh tubuhku rasanya seperti membeku.

“Ayo, jangan diam di sini aja.” Tiba-tiba tubuhku digiring pria itu ke pinggir jalan.

“Hei… Minum dulu.” Pria itu memberikanku sebotol air mineral. Aku langsung menerimanya. Ku coba untuk membuka tutup botolnya, tapi tanganku gemetar dengan hebat, sehingga sekuat apapun aku mencoba, tutupnya tetap tidak bisa terbuka.

“Kamu gemetar, sini biar saya aja.” Pria itu lalu mengambil botol air mineral itu lagi dan membukakan tutupnya. Setelah itu dia menyerahkannya lagi kepadaku. Aku langsung menerimanya dan dengan cepat meneguknya sampai hanya tersisa setengah botol air.

“Ma-makasih.” Aku menatap pria itu, dan agak terkejut.

Bagikan :