***

Malam ini adalah malam terindah bagiku. Pertama, karena malam ini adalah kali pertamanya aku berkencan, kedua karena Andre sangat romantis. Tak hanya memberiku sebuah kalung, dia juga membacakan puisi untukku. Puisi yang dia buat semalaman, yang katanya dia sampai rela bergadang demi menyelesaikan puisi spesial itu. Andre memang pandai sekali memperlakukan perempuan. Aku merasa seperti princess malam ini, perempuan paling spesial di dunia.

        Namun acara kencan malam ini tak berjalan semulus perkiraanku ketika kulihat Papa dan beberapa rekannya. Kelihatannya mereka sedang mengobrol sambil minum kopi. Aku langsung panik. Aku takut Papa memergokiku sedang berduaan dengan pacarku di sini. Aku tahu apa yang harus kulakukan : pergi secepatnya dari tempat ini sebelum terlambat.

        “Dre, ayo kita pergi dari sini.” Ajakku agak buru-buru sambil menarik-narik tangannya.

        “Kenapa?” tanya Andre bingung.

        Aku melirik Papa, Andre langsung mengerti maksudku.

        “Iya, tapi aku ke kasir dulu ya.” Kata Andre

        Aku mengangguk, “Cepetan ya.”

Bagikan :