PROLOG

Aku benci padanya!

Ya. Semestinya semua orang melakukan hal yang sama seperti yang aku lakukan saat ini. Membenci seorang lelaki yang kini tengah tersenyum penuh mengejek kepadaku. Aku begitu tidak menyukai semua yang ada pada dirinya. Bau tubuhnya, senyumannya, rambutnya, matanya. Bahkan kepribadiannya. Aku benci semuanya!

Terkadang, aku selalu berpikir kenapa ada manusia seperti dirinya. Dia seperti es yang benar-benar membeku. Susah untuk mencairkannya. Seperti seorang robot yang tidak punya ekspresi sama sekali. Tidak punya hati. Bahkan perasaan.

Tapi kenyataanya, banyak sekali wanita yang tergila-gila kepadanya. Semuanya memandangnya dengan kesempurnaan yang tinggi yang dia miliki. Aku akui dia tampan. Sangat tampan malah. Dia juga kaya. Pintar dan sangat elegan. Semua pakaian yang dia kenakan selalu pas di tubuh proposionalnya.

Seperti model? Ya. Dia memang pernah di tawari menjadi model baju. Tapi dia menolaknya dengan sikap dingin. Bukankah itu tidak sopan? Aku saja, tidak tahan dengan sikapnya yang sok. Membuatku ingin muntah.

Bagikan :