JUST, LOVE ME

Pagi-pagi sekali, aku sudah berada dikantor dengan semua tugas yang menumpuk dimejaku. Sengaja aku masuk lebih awal karna aku tidak mau repot-repot melihat wajah Ruvel dipagi hari. Aku tidak mau membuat mood ku buruk lagi hanya karna melihat wajah menyebalkan itu.

“Nona, mau aku buatkan minum?” aku menggeleng saat mendengar tawaran dari pelayan yang khusus menyediakan minuman untuk para karyawan.

“Tidak bi, aku ingin membuatnya sendiri saja.” Guman ku pelan. Ini masih belum waktunya kerja. Jadi, tidak masalah untuk membuat minuman sendiri.

“Kalau begitu, saya permisi dulu. Kalau butuh apa-apa, Nona bisa katakan saja pada saya.” Sang bibi tadi, langsung melangkah pergi setelah membungkuk sejenak ke arahku. Aku hanya bergumam pelan. Kembali melanjutkan membuat kopi susu yang ingin sekali aku minum.

Selesai membuat minuman, aku langsung kembali ke meja kerjaku. Meminumnya seteguk demi seteguk sambil mengerjakan pekerjaanku

Bagikan :