Keheningan mengiringi langkah Sandra meninggalkan kami. Aku menatap Mas Dhana frustasi, dan ia pun masih menatapku dingin.

“Hanya ini yang bisa Mas lakukan untuk membantu kalian” dia mulai melunak terdengar dari nada suaranya yang tanpa penekanan.

“Jangan sampai keluarga yang lain tahu Mas, cukup Mas Dhana dan Arlinda saja yang mengetahui aib keluarga kami” Ardina yang sedari tadi diam membisu mulai angkat bicara.

“Kita ngga’ seharusnya membawa masalah kita ke ranah pekerjaan Ardina” ucapku lembut seraya menggenggam erat tangannya, namun ia melepas genggaman tanganku.

“Bukan Ardina yang mengadu pada kami, Sandra yang membeberkan perselingkuhan kalian pada Mas” lagi, pengakuan Mas Dhana mampu membuat mataku terbelalak.

Aku merasa semakin bersalah. Ku kira Ardina yang meminta bantuan kepada kedua saudaraku.

“Permisi Mas Dhana” ia beranjak meninggalkan kami setelah memeluk Arlinda sejenak. Aku segera menyusulnya, meraih lengannya dan menuntunnya menuju ruanganku.

“Maaf Ardina….” ucapku masih dengan menggenggam tangannya. Ia tak menjawab malah melepaskan genggaman tanganku dan duduk di sofa dengan menutup kedua matanya. Aku menghampirinya, mencoba duduk di sampingnya. Memandangi wajah yang dengan mata terpejam itu

“Ardina, harus bagaimana aku memohon kepadamu? Tolong beri kesempatan sekali lagi untukku”

Tiba-tiba ia berdiri menuju meja yang terletak di sudut ruangan, mengambil sebuah gelas kaca dan….

“Pyarrrr”

Gelas itu remuk menjadi serpihan-serpihan kecil. Aku terkejut, segera ku hampiri ia yang mulai memunguti pecahan-pecahan gelas itu. Aku mencoba untuk membantu namun ia menghempaskan tanganku. Ia kembali duduk di sofa dan meletakkan pecahan-pecahan gelas itu di atas meja di depannya.

Aku masih tak mengerti apa maksudnya. Namun aku selalu mengawasi setiap gerak-geriknya dengan cemas. Khawatir jika Ardina tiba-tiba saja menggoreskan pecahan gelas itu pada nadi pergelangan tangannya.

“Satukan kembali pecahan-pecahan gelas itu seperti keadaan semula. Jika Mas Ardhani membuatnya utuh seperti sedia kala, bukan hanya kesempatan kedua yang kuberikan.

Download Full via GooglePlay : Download

Bagikan :