sedang menghadap kearah kami dan melempar senyum padaku aku membalas senyumnya sambil berlahan meninggalkan kantin.

Ku pilah-pilah buku mencari buku yang aku perlu tapi belum ketemu juga, sementara deva dan devi asik dengan laptop mereka, dengan srius aku mencari buku yang ku cari tiba-tiba

“ cari buku ini?! ”

suara yang mengejutkanku hingga membuatku sedikit melonjak, segera ku balikkan badan dan ternyata kak Fikri yang berdiri tepat di belakangku dengan menyodorkan buku yang ku cari.

“ hem” reflek krna kaget “ i… iya, kok tau, makasi ” gugup sambil menerima bukunya

“ iya tau, kebetulan hasil searc kamu di komputer belum keluar dan kebetulan juga aku melihat buku ini masih di meja mungkin ada yang baru membacanya” dengan menebar senyumnya padaku.

“oow gitu, makasi kak kalo gitu aku kesana dulu ya” jawabku dengan menunjuk meja tempat duduk deva dan devi.

“oh, ok! Sama-sama” aku berjalan ke arah Deva dan Devi

“eee tunggu!” baru seperempat langkahku aku kembali membalikan badan ku kearah kak Fikri

“ya! Kenapa kak?”

“nggak, nanti ada seminar mengenai sistematika pembuatan karya tulis ilmiah, dan kebetulan aku jadi panitianya kalau kamu dan teman-

Bagikan :