hari ini sesudah pelajaran selesai mereka melanjutkan harinya dengan belajar di taman bersama-sama

“lif , matahari punya anak ya?” seperti biasa , segala sesuatu yang keluar dari mulut nayla selalu pertanyaan-pertanyaan aneh dan penuh penasaran

Alif lagi-lagi tertawa mendengarnya “lho? Anaknya apa?” “bunga” balas sahabatnya

Alif mulai bingung dengan pertanyaan-pertanyaan yang selalu aneh itu

“kok bisa?”

“kan alif bawain bunga matahari kecil , berarti anaknya matahari , kan matahari gede, iyakan?”

Alif terus tertawa dan langsung mengeluarkan bukunya “udah deh , kita fokus belajar perkalian aja , kamu belum lancarkan?”

Nayla mengangguk terpaksa dan mengeluarkan buku-bukunya , padahal ia masih penasaran dengan anak matahari itu , dan terus mengeja-ngeja kalimat bunga matahari anaknya matahari , sehingga konsentrasinya tak begitu terkumpul dan akhirnya pelajaran yang ia ulang bersama alif tidak begitu ia mengerti

“kamu udah pahamkan?” tanya alif

Nayla menggelengkan kepalanya

“lah, terus dari tadi serius mikirin apa sambil tulis-tulis dibuku?” alif mengambil buku nayla dan terkejut melihatnya , ia menutup mulutnya yang menganga karena kaget dengan tangan kanannya dan lagi-lagi menggelengkan kepala “anak matahari? Dari tadi kamu nulis ini dan mikirin ini?”

Nayla tersenyum lebar

Bagikan :