Memang beberapa bulan terakhir ini, aku suka memandang ke arah toko itu. Tapi, entahlah… Tunggu! Apa yang ku bilang tadi? Toko bunga… Nona cantik?

Aku menggelengkan kepalaku cepat mengusir pikiran-pikiran aneh dikepalaku. Oke, sepertinya aku butuh tidur.

“Aaaaahhhhhhhhhh!” sebuah teriakkan menyadarkan lamunanku. Ya Tuhan, mengapa aku sering melamun akhir-akhir ini!

‘Ciiiiiiiiiiittt…….’. Ku rem mobilku sekuat tenaga saat mengetahui ada seseorang yang sepertinya hendak menyebrang dan kaget karena mobilku yang tiba-tiba berbelok di tikungan.

Nafasku memburu, jantungku berdetak kencang. Jika aku tidak cepat-cepat mengerem, aku tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi dengan orang itu. Memang laju mobilku tidak terlalu kencang, tapi tetap saja tertabrak mobil akan membuat tubuh terluka. Tapi tunggu, mana orang itu? Ya Tuhan…Kemana dia, atau jangan-jangan?

Dengan pikiran kalut aku pun segera keluar dari mobil, sedikit berlari aku memutar ke arah depan mobilku. Kulihat orang-orang sudah berlari hendak mendekatiku. Tuhan…Kumohon, jangan sampai aku di amuk masa.

Bagikan :