My  Beloved Enemy

~We Meet Again~


James’s POV

Aku melangkahkan kedua kakiku dengan santai walaupun sebenarnya sedikit tidak sabaran sambil menggeret koper hitam berukuran besar favoritku. Dari jarak agak jauh begini, aku sudah bisa melihat mereka semua. Dadaku langsung terasa lega, seperti ada beban berat yang langsung hilang begitu saja. Sudah lama sekali rasanya, dan akhirnya sekarang aku pulang.

“Kakak!!” Suara teriakan gadis yang sangat ku kenal itu terdengar begitu gembira.

Gadis berparas cantik itupun berlari ke arahku dengan gaya kekanak-kanakannya yang sangat kurindukan. Saat ia sudah dekat denganku, aku berhenti dan merentangkan kedua tanganku. Dia langsung memelukku dengan sangat erat sampai rasanya aku sesak napas. Tapi beginilah adik perempuanku satu-satunya, dia akan selalu melakukan ini jika kami sudah lama tidak bertemu.

Adikku tidak sendiri, orang-orang yang kucintai juga ada bersamanya, tentu saja. Sekarang yang lain sudah berdiri di belakang adik perempuanku. Mereka bertiga tersenyum lebar melihatku.

“Ya ampun… Kangen…” kata adik perempuanku, Audrey, saat sudah melepaskan pelukannya dari tubuhku

Bagikan :