“Ya?” Tanyaku.

“James… Kamu yang akan menggantikan posisi Daddy.” Jelas Daddy. Mendengarnya, akupun sangat terkejut.

“A-apa??”

“Wah! Generasi penerus baru nih! Congrats bro.” Kata Nicholas sambil menepuk-nepuk punggungku.

” Apa ga terlalu cepat?” Tanyaku.

“Ga kok, kamu itu udah punya modal dan pengalaman.” Kata Dad.

“Tapi Dad, kayanya aku belum siap.” Kataku ragu-ragu.

“Omong kosong… Kamu kuliah di Columbia University, lulus S1 Manajemen dengan predikat Cum Laude, terus baru aja lulus S2 MBA dengan predikat Summa Cum Laude. Belum lagi pengalaman kerja sama om Adam selama kamu kuliah S2 kemarin di New York. Kurang siap apa lagi, James?”

“Tapi Dad, aku magang sama Om Adam, itu kan cuma jadi penasihatnya aja. Bukan jadi direktur utama.” Jawabku.

“Terus kenapa? Secara ga langsung kamu bertindak jadi mata dan telinganya om Adam sebagai direktur utama di perusahaannya. Ga jauh beda sama jadi direktur utama beneran, kan? Lagian Om Adam lapor sama Dad kalau kerjamu sangat bagus. Bahkan hampir semua pendapatmu dia ambil untuk menentukan keputusan.” Kata Dad.

“Terus kamu kurang siap gimana lagi, sayang?” Tanya Mom sambil tersenyum lembut kepadaku.

Download Full via GooglePlay : Download

Bagikan :