Mama menyuruhku untuk tidak berdiam diri saja. Cari dan kejar, begitu nasehatnya.

“Ada usulan nama nggak, Ma?” tanyaku iseng tak berminat.

“Elena, gimana? Dia di Jakarta, Mama punya nomornya,” jawab Mama antusias.

Ah, Elena. Lukisan nama itu kembali tergambar di pikiranku. Apa kabarnya dia sekarang? Tiba-tiba ada gelitik aneh di perutku. Hanya dengan membayangkan namanya saja.

Aku langsung menyetujui usulan Mama. Kucatat nomornya pada telepon genggamku.

 

-Renon, Denpasar-

Aduh, kenapa hari ini mesti gerimis sih? Sejak dulu aku tidak suka hujan. Hujan membuatku lemah. Dan aku tidak mau terlihat lemah di depan Elena. Semoga gerimisnya berhenti pada saat pesawatnya take off nanti atau tidak berubah deras selama perjalanan sampai tiba di bandara Soetta.

Drrtt…drrttt…

SMS masuk. Dari Elena:  Sudah jalan?

Bagikan :