Bagian 1

ICHI

AURA bahagia meliputinya selama makan siang di cafetaria rumah sakit. Ia bahagia sekali karena Tunangannya sudah mendapat donor jantung yang cocok. Dengan itu, kehidupan mereka akan berubah total.

Hubungan cinta mereka tak lagi hanya beruang lingkup di rumah sakit. Tak hanya duduk di taman rumah sakit. Tak hanya makan bersama di cafetaria dan kamar rumah sakit. Tak hanya menonton TV di kamar rumah sakit. Mungkin setelah dia sembuh, mereka akan duduk di taman kota berdua, makan bersama di restoran, dan ke bioskop berdua.

        Sungguh, hanya memikirkannya saja sudah membuat dirinya bahagia dan senyam-senyum sendiri. Apalagi nanti saat mereka menjalani kehidupan barunya dan menuju jenjang pernikahan. Pasti mereka akan menjadi dua pasangan yang paling berbahagia saat itu. Ia menatap bahagia Tunangannya yang sedang memakan Natto[1] di hadapannya.

Sungguh, pahatan Tuhan di wajah tunangannya itu sangat luar biasa cantiknya. Tuhan mewarnai kulitnya dengan warna putih seputih susu, tak lupa Tuhan juga menghampelas kulitnya dengan sempurna sampai halus sehalus sutra. Rambutnya juga Tuhan warnai dengan warna hitam legam dan Tuhan meluruskan dan melembutkan rambutnya.

[1] Natto adalah makanan hasil fermentasi kedelai yang berbau cukup menyengat dan sangat lengket. Natto biasanya di sajikan sebagai menu sarapan di Jepang.

Bagikan :