kebencian dan luka yang takkan pernah terobati.

   Rafael sudah berulang kali mencoba menemui Riana dan meminta maaf padanya. Tapi hasilnya selalu nihil. Wanita itu selalu mengusir dan menghinanya. Ia selalu menyuruh Rafael untuk tidak menemuinya dan berhenti mengejarnya. Tapi Rafael tidak akan menyerah. Ia akan selalu berusaha untuk mendapatkan kembali kasih sayang Ibu kandungnya itu.

   Ponsel Rafael berkedip-kedip tanda ada orang yang sedang meneleponnya. Rafael mengalihkan padangannya pada ponselnya. Merry yang meneleponnya. Rafael tersenyum kecil wanita itu selalu meneleponnya setiap malam. Merry adalah Ibu tirinya, ia menikah dengan Ayah 11 tahun yang lalu. Wanita itu sangat menyayanginya. Ia mendapatkan kasih sayang seorang Ibu darinya. Ia selalu ada untuknya. Walaupun terkadang ia masih merindukan kasih sayang Ibu kandungnya. Tapi baginya Merry adalah Ibunya, Ibu yang memperlakukannya dengan lembut dan manis. Bagi Rafael ia adalah Ibu kandungnya,

   “Hallo sayang! Bagaimana keadaanmu disana?” Tanya Merry cemas.

Rafael tersenyum menggelengkan kepalanya. Merry selalu saja bersikap cemas. Tidak seperti Riana yang bersikap cuek dan tidak perduli.

   “Aku baik-baik saja Mom. Bagaimana dengan Mom?”

   “Baguslah kalau kau baik-baik saja. Dan kabar Mom baik. Emmh Rafa apa kau sudah bertemu dengan Raka? Seminggu yang lalu dia pergi ke Indonesia untuk membawamu pulang.”

Rafael diam sejenak. Jadi Raka sudah cukup lama berada di Indonesia. Dan lelaki itu tidak memberitahunya.

   “Aku sudah bertemu dengannya. Keadannya baik tapi masih menyebalkan seperti biasanya. Emmh wajahnya sangat mirip denganku.”

   “Iya, sifatnya tidak berubah. Tapi ia jadi agak lebih dingin. Selama ia di Jerman. Ia terlihat murung dan enggan untuk berkumpul dengan keluarga. Bahkan ia selalu menghindari Mom.” Ucap Merry sedih.

   “Dia datang tiba-tiba menemuiku dan bilang kalau ia tidak akan membawaku pulang, melainkan akan memperhatikanku kapan aku akan menyerah. Dia terlihat dewasa sekaligus kekanak-kanakan. Apa Ayah tahu Raka pergi?”

Bagikan :