Rara adalah reseptionis di perusahaan tempat Nadia bekerja. Ia sangat cantik, tidak heran jika Rara menjadi incaran karyawan laki-laki di perusahaan. Namun dengan lembutnya, Rara menolak semua laki-laki yang berusaha mendekatinya. Bukan tanpa alasan Rara melakukan hal itu. Itu dilakukannya dengan dalih karena ia sudah mempunyai seorang tunangan. Setianya Rara selalu membuat Nadia salut dengan kepribadiannya.

Nadia berlalu meninggalkan Rara yang sedang fokus menerima telfon dan langsung menuju lift dan memperbaiki setelan yang dikenakannya. Tak berapa lama pintu lift pun terbuka. Nadia bergegas masuk dan memencet tombol nomor lima. Tetapi disaat yang bersamaan ada seseorang yang memencet tombol yang sama. Hingga mereka berdua saling pandang dan dengan refleks Nadia melepaskan jarinya dari orang tersebut.

“Maaf ya, saya tidak sengaja tadi…” ucap lelaki itu sambil tersenyum simpul dan memandang wajah Nadia.

“Saya juga minta maaf, Pak.” Balas Nadia sambil tersenyum ramah.

Bagikan :