“Oh ya, mba. Aku lupa. Kata Pak Rangga, Mba Nadia jangan lupa bawa dokumen untuk proyek hari ini.” Ucap Santi sambil tersenyum.

“Ok, Santi. Terimakasih, ya.”

Untuk kali ini Santi benar-benar meninggalkan ruangan. Nadia bersiap-siap untuk mempresentasikan rancangan yang sudah ia buat untuk salah satu proyeknya yang besar ini. Ia bergegas meninggalkan ruangannya dan langsung menuju ruangan Rangga. Setelah sampai di depan ruangan Pak Rangga, ia langsung mengetuk pintu ruangan Rangga. Tidak lama kemudian terdengar suara Rangga mempersilahkan Nadia untuk masuk.

“Pagi, Pak.”

“Pagi… silahkan duduk, Nadia.” Balas Rangga.

Tanpa pikir panjang, Nadia langsung duduk di tempat yang sudah disediakan. Ia langsung merapihkan dokumen yang ada di tangannya. Dan ketika ia ingin memulai presentasi, matanya tiba-tiba tertuju ke arah seseorang yang ada di sebelah Rangga. Seseorang yang tampaknya ia kenal.

Bagikan :