“Sini kakak peluk.” Serena tak bergerak, tetapi Jack menarik Serena kedalam dadanya dan mengelus kepala Serena dengan lembut “Kakak pengen nanti, kalau kamu balik ke sini, kakak pengen lihat kamu jadi orang berhasil, Ser.” Serena hanya terdiam sambil mengangguk kecil, ia meneteskan air mata yang sangat menyebalkan baginya, ia hanya mengela kecil dan merapatkan kepalanya di dada Jack yang bidang.

“Mbak Serena?” tanya satpam yang heran melihat Serena berdiri di depan pintu, Serena hanya tersenyum sambil mengangguk kecil, dengan cepat satpam itu membuka pintu dan mendatangi Serena dan mengambil koper Serena yang kelihatan sangat besar, Serena hanya tersenyum kecil melihat tingkah satpamnya itu.

“Loh kenapa Non sendiri? Gak di jemput?” Serena hanya tersenyum kecil lalu memasuki halaman rumahnya “Suprise, Pak.” Satpam itu hanya tersenyum lalu mengikuti Serena yang berjalan ke arah pintu rumah.

“Siapa saja di rumah, Pak?” tanya Serena sambil menatap satpam yang sedang membawa koper Serena “Semua ada di rumah, Non, tapi sepertinya mereka sedang di rumah kaca.” Serena tersenyum kecil dan mengangguk, ia membuka pintu dan mendapati beberapa pelayan yang terkejut melihat dirinya yang berjalan dengan santai.

“Maaf, Non. Banyak pelayan baru, jadi mereka tidak tahu siapa, Non.” Serena hanya mengangguk kecil sambil menatap pelayan-pelayan yang menatapnya dengan tatapan bingung.

Bagikan :