“Serena?” Serena menghentikan langkahnya dan mendapati Tantri, kepala pelayan yang sangat setia pada keluarganya, Serena hanya tersenyum sambil membuka tangannya, dan Tantri dengan senang memeluk Serena dengan erat.

“Ya ampun! Aku sangat merindukanmu, Nak.” Serena menganguk kecil dan tersenyum “Aku bahkan sangat menrindukanmu.” Tantri melepaskan perlukannya dan menatap wajah Serena dengan intens.

“Wah! Tuan putri memiliki banyak perubahan ya?” Serena hanya tersenyum kecil sambil menatap wajah Tantri yang semakin banyak keriput di wajah.

“Aku mau ketemu mereka, mereka di rumah kaca ‘kan?” Tantri mengaangguk kecil dan tersenyum, dengan girang Serena berjalan kearah rumah kaca yang terletak di belakang rumah mereka.

Serena terdiam sesaaat melihat keluarganya yang sedang tertawa kecil dengan teh yang ada didepan mereka masing-masing “Kayaknya sibuk banget ya semuanya.” Tawa mereka terhenti saat melihat Serena yang bediri di depan mereka, Anna melotot saat melihat anaknya yang berdiri dengan anggun di depannya.

“Serena!” Serena hanya tersenyum kecil, tetapi ia sedikit kaget saat melihat kakaknya Jason berdiri dan berlari kearahnya dan langsung memeluknya dengan erat.

Bagikan :