Fokus pada tujuan kemari, Mark mengingatkan dirinya sendiri. Tapi kan tidak ada salahnya sambil menyelam minum air, dirinya mulai mencari pembenaran.

“Hei, ngapain situ senyum-senyum sendiri?” cetus Anya, kembali dengan suara galaknya. “Hiii…, situ masih waras, kan? Saya nggak mau beresiko ngobrol sama orang yang nggak waras.”

“Jangan nuduh sembarangan ya,” protes Mark. “Apa perlu saya tunjukkan surat keterangan sehat?”

“Itu kan tidak mewakili kesehatan jiwa,” ujar Anya santai sambil berlalu pergi.

“Eh, tunggu!” seru Mark sambil menyusul langkah Anya. Dengan tingginya yang hampir 180 senti, kaki Mark cukup panjang untuk segera menjajari langkah Anya.

“Mau kemana?”

“Mau cari makan.”

“Tanda terimanya kan belum dikasih?”

“Ntar balik lagi. Saat ini kebutuhan perut lebih mendesak.”

Download Full via GooglePlay : Download

Bagikan :