Kau tiada dua nya didunia ini,Nadien. .

Terima kasih untuk segalanya. . .

Daniel Vincenzo

Bunga ini benar untuk Nadien. Tapi apa maksud dari kata-kata itu. Kata-kata cinta??. Tidak mungkin. Jantung Nadien berpacu dengan cepat,ya ada perasaan hangat saat ia membaca kata-kata indah itu. Beberapa hari yang lalu Daniel mengetahui bahwa Nadien sedang hamil. Namun sebenarnya apa maksud Daniel mengirim semua ini.

***

Sampai dikantor kata-kata di kartu ucapan itu masih menyelimuti pikiran Nadien. Dia tidak mau menghubungi Daniel dan membiarkan nya seperti angin lalu. Tapi mengapa entah mengapa Nadine tidak bisa menghilangkan kata-kata itu dari pikiran nya. “Tidak ada duanya di dunia ini”. Apakah Daniel telah menganggap nya spesial saat ini.

“Nadien. . . . . “. Tidak ada jawaban.

“Nadien. . . . . . . . “ucap Vita teman kantor Nadien keras. Nadien menoleh seketika dan mendapati Vira dihadapannya.

“Hai Nadien. . . . . kenapa wajahmu pucat. . . . Kau kupanggil juga diam saja”. Nadien tidak menjawab,dia hanya memandangi Vita dan masih sibuk dengan fikirannya.

Bagikan :