Albert sering mengunjungi Ana di kediaman Evelyn. Dia benar – benar terobsesi untuk memiliki Ana. Bahkan dia takkan bisa menahan dirinya untuk tidak melihat Ana hanya sehari. Dia begitu mendambakan sosok gadis kecil yang merubahnya menjadi sosok pedofil. Ana masih berusaha menghindar dari Albert yang berusaha mendekati Ana.

“Hai, Princess, sedang apa?” ucap Albert manis.

Ana tidak memperdulikan Albert yang berada disampingnya. Tidak habis akal Albert mencolek pipi Ana dengan satu jarinya. Ana menoleh kearahnya dengan tatapan dingin. Albert hanya tersenyum melihat tatapan dingin Ana yang entah mengapa menghangatkan hatinya. Ana menarik kasar tangkai mawar yang berduri. Darah mulai mengalir dari telapak tangan ana. Albert yang melihat itu langsung meraih tangan Ana. Ana menepis kasar tangan Albert. Ana berlari masuk. Albert berusaha mengejar Ana. Albert menghentikan Ana dengan meraihnya dalam pelukkan. Ana memukul kepala Albert dengan keras. Dia menjambak rambut Albert agar bisa melepaskan diri. Albert membawa Ana ke ruang keluarga dengan posisinya yang masih memeluk Ana. Ana mengigit bahu Albert agar dia melepaskan Ana. Albert sama sekali tidak mengendurkan sedikitpun tenaganya. Ana berusaha menendang-nendang Albert, namun tetap gagal.

“Albert ada apa?” tanya mommy Ana yang menatap mereka.
“Mommy,” lirih Ana.

Download Full via GooglePlay : Download

Bagikan :