1. Sekolah Baru

Ciuman ini begitu hangat membara di tengah-tengah kabut yang membawa kami ke dunia lain. Terdengar suara ledakan dan kami berdua sudah terkapar di tanah.

Kulihat sekelompok orang berpakaian biru langit menghujani kami dengan panah api. Kekasihku pun diseret pergi menjauh meninggalkanku di sini. Aku balik menyerang dengan jarum-jarum es yang keluar dari tongkat sihirku, mantra-mantra aku gumamkan untuk menyerang membabi buta. Kulihat di kejauhan, kekasihku bertarung dengan orang bertopeng. Saat aku lengah, panah api itu menggores lenganku, rasanya sakit dan panas.

Kring…. Suara alarm membangunkanku dari mimpi menyeramkan ini. Tubuhku basah oleh keringat, aku mengerjabkan mata beberapa kali untuk meyakinkan kalau aku sudah terbangun.

Ini adalah hari pertamaku bersekolah di SMU Ceria. SMU Ceria memang SMU yang bagus di sini, ayah ngotot mengharuskanku masuk ke SMU Ceria. Mana nilai mepet lagi, aku menggerutu dalam hati. Belum apa-apa aku sudah minder duluan, gimana coba kalau aku tidak bisa mengikuti pelajaran.

Bagikan :