Felly mendapat giliran terakhir dan harus menghabiskannya, kami memandanginya dengan kuatir karena kalau tidak habis kami semua dapat hukuman. Ternyata masing-masing dari kami cuma meminum sedikit sekali jadi sampai akhirpun masih sisa setengah gelas besar.

Felly menatap gelas dan kami semua bergantian, aku rasa dia pasti sudah eneg duluan saat membayangkan minum bekas orang banyak tapi rupanya dia tidak mau kena hukuman jadi dia menghabiskannya semua dan menyerahkan gelas kosong kepada Kak Lisa.

“Dengan ini maka ospek resmi ditutup.” Teriak Kak Aldo sang ketua Osis dengan semangat.

“Yey!” Kami bersorak dan melompat bersama-sama.

Bagikan :