“Mom…my?” Lelaki yang dipanggil Daddy oleh Angelica mengalihkan pandangan pada perempuan muda yang berdiri di belakang gadis kecil itu. Baik ia maupun Evelyn, keduanya saling menatap dengan bingung.

“Bukankah Daddy pernah mengatakan padaku kalau Mommy cantik dan berambut panjang? Dan Mommy juga akan memberikan permen padaku saat dia datang?” tanya Angelica seraya mengacung-acungkan lolipop pemberian Evelyn dengan bersemangat.

Evelyn terpekur sejenak. Baiklah, kini ia mengerti duduk permasalahannya. Angelica pasti sudah salah mengira kalau Evelyn adalah ibunya. Evelyn menarik napas sesaat, lalu dengan kikuk, ia berjongkok di depan Angelica.

“Maaf, Sayang, tetapi sepertinya kau salah paham. Aku bukan Mommy yang kau maksud. Aku…” Mendadak Evelyn menghentikan kata-katanya. Ia membeku saat melihat mata bundar berwarna hitam pekat itu telah digenangi airmata. Bahu mungil itu begetar. Angelica menangis.

“Apakah Mommy berniat meninggalkanku dan Daddy lagi? Apakah Mommy benci padaku? Aku berjanji tidak akan menjadi anak yang nakal. Aku berjanji tidak akan

Download Full via GooglePlay : Download

Download Preview via GooglePlay : Download

Bagikan :