Tetapi, Angelica seolah tidak peduli. Ia terus menarik Evelyn layaknya menyeret sebuah boneka. Tanpa mempedulikan perempuan itu yang kini sibuk menutupi wajah dengan sebelah tangannya yang bebas.

“Halo, Nona Angelica—“ Seorang perempuan cantik yang mengenakan setelan kerja berwarna biru cerah menyapa Angelica, namun terhenti karena gadis kecil itu bahkan tak mau repot-repot menolehkan wajah padanya.

Angelica berjalan dengan cepat, dan langkahnya terhenti di depan sebuah ruangan bertuliskan “General Manager.” Dengan cekatan gadis kecil itu membuka pintu menggunakan sebelah tangan, lalu menyeret Evelyn memasuki ruangan tersebut.

“Angel? Apa yang kau lakukan disini, Sayang?”

Seorang lelaki yang duduk di balik meja besar itu menatap Angelica dengan bingung. Dengan segera ia bangkit berdiri dan menghampiri gadis kecil itu.

“Daddy! Aku datang membawa Mommy, Dad! Mommy sudah kembali!” teriak Angelica kegirangan.

Bagikan :