”Bukankah kalian tadi sudah memberiku segelas ramuan,..”ucap Yoga.

”Satu gelas ramuan tidak akan bisa membuat tubuhmu segera pulih,jika kau ingin sembuh
kau harus menuruti kata-kataku.”

”Kau adalah anak yang begitu baik,tapi kenapa sikapmu sedikit kasar.”tanya Yoga sambil
menahan nyeri ditubuhnya.

”Kami tidak seharusnya percaya dan terlalu akrab dengan orang yang tidak kami
kenal..”jawab anak laki-laki itu.

”Percayalah aku bukan orang yang jahat,aku sangat berterimakasih karena kalian sudah
berbuat baik terhadapku..”ucap Yoga dengan raut muka meringis menahan sakit,mencoba
meyakinkan anak itu.

”Sudahlah kakak makan saja,..”ucap si bocah perempuan dengan nada yang jauh lebih
sopan.

Yoga mengangguk kemudian mengambil makanan tadi.

Hanya sebentar kedua bocah tadi berada didalam kamar karena setelah itu keduanya
kembali keluar dan menutup pintu,membiarkan Yoga menghabiskan makanan yang telah
di antar oleh kedua bocah tadi.

”Aku rasa dia baik..”kata gadis cilik itu pada kakaknya.

”Dia tidak menggangguku,aku hanya menolongnya saat dia terjatuh.”tambahnya.

”Kakak,aku mohon jangan bersikap kasar padanya..”kata bocah perempuan itu lagi.

”Sudahlah,kau jangan terlalu percaya dengan orang yang baru kamu kenal.”

Dari balik pintu kamar yang tertutup suara kedua bocah tadi terdengar semakin lirih,Yoga
mencoba memaksakan diri memakan makanan yang telah diantarkan kedua bocah tadi
meskipun rasa mual selalu membuatnya muntah.

Download Full via GooglePlay : Download

Bagikan :