Dalam keadaan darurat tim SAR dengan sekuat tenaga berusaha menyelamatkan para
korban,mereka mengikat bus tadi dengan tambang baja yang dikaitkan pada pohon lain
untuk menahan bus agar tidak terjun kedasar jurang.

Setelah dua jam lebih dengan medan yang cukup berat akhirnya seluruh penumpang bisa
di evakuasi dari dalam bus yang ringsek,tim medis segera mengobati korban yang terluka
dan membawa sebagian dari mereka kerumah sakit.

”Empat puluh empat penumpang sudah kami evakuasi,yang terluka parah sudah dibawa
kerumah sakit,dan beruntung sebagian besar hanya luka ringan..”Jelas ketua tim SAR yang
memimpin proses penyelamatan.

”Masih ada salah satu siswa yang belum ditemukan,kemungkinan anak itu terlempar dan
jatuh kedasar jurang.”Tambah anggota tim SAR yang lain.

”Yoga Pratama murid dari kelas sembilan A,memang belum diketemukan,tolong temukan
anak itu pak..”Pinta salah satu guru wanita yang mendampingi rombongan karya wisata.

”Tim kami masih berkeliling,berusaha mencarinya di dasar jurang,kami akan melakukan
yang terbaik untuk menyelamatkan dan menemukan anak itu..”Jelas kepala tim SAR.

Pencarian terhadap seorang siswa bernama Yoga Pratama masih berlangsung,sementara
rombongan murid dari bus lain telah dipulangkan,sebagian murid yang terluka telah
dibawa ke rumah sakit,sebagian lagi ikut bergabung dalam bus lain yang telah
pulang,beberapa guru masih bertahan sebagian lagi ikut tim medis kerumah sakit untuk
mengurus dan menjaga korban yang terluka,sebagian kecil lainnya ikut pulang dan
mengurus rombongan murid.

***

Jarum jam sudah menunjuk pada pukul empat sore,suasana riuh terlihat di kawasan
gedung sekolah Harapan Bangsa.

Wali murid keluarga dari siswa kelas sembilan yang ikut karya wisata sekolah berkumpul
untuk menjemput anak mereka.Sebagian besar mereka terlihat cemas,sebagian lagi
mondar-mandir sambil menghubungi anaknya yang sedang dalam perjalanan
pulang,terlihat juga keluarga yang menangis karena anak mereka menjadi salah satu
penumpang dalam bus nahas yang mengalami kecelakaan,mereka menunggu kejelasan
informasi dari pihak sekolah.

Setelah ditunggu,beberapa waktu kemudian akhirnya bus yang mengangkut rombongan
karya wisata tiba disekolah,diantara tujuh bus yang berangkat hanya tinggal enam bus
yang kembali.Para wali murid segera mencari anak mereka,sebagian langsung histeris
memeluk anak mereka yang telah kembali,sementara keluarga yang anaknya masih
tertahan dirumah sakit masih harus bersabar menunggu informasi dan kejelasan dari
pihak sekolah,berharap cemas dengan kondisi anak mereka.

Bagikan :