“Ah, iya. Terimakasih,” ucapnya bingung sekaligus terkejut.

“Lalu?”

“Hm, aku mencari ruang kelasku. Jadwal pertama, Biologi Pak Albert di ruang Biologi 1,” ucapnya.

“Hey, kita satu kelas. Mari ikut aku,” ucapku.

Sunyi. Kami hanya terdiam saat melintasi beberapa ruang. Akhirnya dia mulai berbicara.

“Apa di sekolah ini semua muridnya baik seperti kau?” ucapnya.

Aku tersenyum. Pertanyaan yang membuat lidahku terasa geli menjawabnya.

“Tentu, jika kau juga bersikap baik terhadap mereka.”

Kami sampai di ruangan Biologi 1. Kulihat dari kaca pintu, Pak Albert duduk menunggu seseorang menyerahkan lembar jawaban dan berlalu dari ruangan itu.

Clek!

“Permisi, Pak,” ucapku. Seraya menjulurkan kepala ke dalam ruangan.

Pak Albert menatapku.

“Sudah 2 kali kau terlambat di jadwalku,” ucapnya.

“Maafkan aku, aku berjanji ini tak akan terulang kembali,” tukasku.

“Baiklah, masih ada waktu untuk mengikuti ulangan. Dan… siapa di belakangmu?”

Bagikan :