“Oh, silahkan…” ucap Stella.

Kulihat Rob membawa bekal juga. Dia membawa sepotong burger. Dia membelah dua dan memberikan setengah potongan burgernya untukku.

“Untukku?”

Dia mengangguk.

“Terimakasih.”

Ternyata Burger isi daging lada hitam. Mukaku memerah. Stella tertawa. Rob tersenyum melihat mukaku yang merona merah akibat pedas. Tatapan mata nutbrown itu dingin.

“Jadwal kedua kau dimana?” tanyaku pada Rob.

“Aku di kelas Matematika 2 Bu Hitller, kau?”

“Aku satu kelas dengan Stella di Bahasa Prancis 1 Pak Erick.”

“Ok sampai bertemu besok,” ucapnya sambil berlalu.

Aku pulang dengan berjalan kaki melewati jalan bersalju. Bulan ini kota Edinburgh musim dingin. Dan sialnya sarung tanganku tertinggal di dalam loker. Aku melipat tanganku di dada, berusaha menghilangkan rasa dingin yang menusuk tulangku. Tiba-tiba seseorang dari belakang meraih pundakku. Aku tersentak. Ternyata dia lagi, Rob.

“Hai,” sapanya.

“Hai,” balasku.

“Kau terlihat pucat. Apa kau kurang baik hari ini?”

Bagikan :