“Gak usah, Pak. Mana ada orang main basket cewek campur cowok. Gila kamu, Fabian.” Teriak Cindy temanku

“Sudah-sudah tidak usah ribut. Bapak akan mulai bagi kelompoknya. Pertama Zuan, Aldo, Coki. Selanjutnya Rio, Cello, Joni. Lala, Ana, Tania….” Sebut Pak Cakra satu per satu hingga nama-nama selesai disebutkan.

Setelah selesai membacakan nama-nama kelompok kami pun mulai permainan basket 3 on 3. Tiba giliran aku dan timku untuk beraksi. Tapi ketika tengah permainan, tanpa sengaja aku pun terjatuh.

“Aww….” Ucapku mengaduh sambil menahan sakit. Bergegas semua teman-temanku menghampiri.

“Tan, kamu gak apa-apa?” Kata Cici salah seorang sahabatku

“Sakit banget. Kayaknya kakiku keseleo.” Ucapku merintih kesakitan.  Lisa pun langsung mendekatiku dan membantu memijit kakiku

“Cici dan Lisa, tolong kalian bawa Tania ke UKS. Kamu bisa berdiri kan, Nak?” ucap Pak Cakra memerintahkan dan aku membalas anggukan

Lisa dan Cici pun memapahku menuju ruangan UKS. Dengan agak tertatih dan menahan air mataku jatuh karena memang sangat sakit jika dipaksa berjalan. akhirnya kami pun sampai di ruang UKS.

“Kamu kenapa sih bisa sampe jatuh kayak gitu. Kan jadinya sakit sendiri.” Kata Cici seraya mendudukkanku di ranjang UKS.

“Namanya juga kecelakaan, Ci. Emangnya siapa yang mau sampe kayak gini. Tapi asli beneran sakit banget nih kaki.”

Bagikan :